Minggu, 02 Oktober 2016

sejarah Indonesia

Sejarah Indonesia
wilayah Indonesia modern (untuk kemudahan, selanjutnya disebut Nusantara) merupakan pertemuan antara tiga lempeng benua utama: Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik (lihat artikel Geologi Indonesia). Kepulauan Indonesia seperti yang ada saat ini terbentuk pada saat melelehnya es setelah berakhirnya Zaman Es, sekitar 10.000 tahun yang lalu.
Pada masa Pleistosen, ketika masih terhubung dengan Asia Daratan, masuklah pemukim pertama. Bukti pertama yang menunjukkan penghuni awal adalah fosil-fosil Homo erectus manusia Jawa dari masa 2 juta hingga 500.000 tahun lalu. Penemuan sisa-sisa "manusia Flores" (Homo floresiensis)[1] di Liang Bua, Flores, membuka kemungkinan masih bertahannya H. erectus hingga masa Zaman Esterakhir.[2]
Homo sapiens pertama diperkirakan masuk ke Nusantara sejak 100.000 tahun yang lalu melewati jalur pantai Asia dari Asia Barat, dan pada sekitar 60 000 sampai 70 000 tahun yang lalu telah mencapai Pulau Papua dan Australia.[3] Mereka, yang berfenotipe kulit gelap dan rambut ikal rapat, menjadi nenek moyang penduduk asli Melanesia (termasuk Papua) sekarang dan membawa kultur kapak lonjong (Paleolitikum). Gelombang pendatang berbahasa Austronesia dengan kultur Neolitikum datang secara bergelombang sejak 3000 SM dari Cina Selatan melalui Formosa dan Filipina membawa kultur beliung persegi (kebudayaan Dongson). Proses migrasi ini merupakan bagian dari pendudukan Pasifik. Kedatangan gelombang penduduk berciri Mongoloid ini cenderung ke arah barat, mendesak penduduk awal ke arah timur atau berkawin campur dengan penduduk setempat dan menjadi ciri fisik penduduk Maluku serta Nusa Tenggara. Pendatang ini membawa serta teknik-teknik pertanian, termasuk bercocok tanam padi di sawah (bukti paling lambat sejak abad ke-8 SM), beternak kerbau, pengolahan perunggu dan besi, teknik tenun ikat, praktik-praktik megalitikum, serta pemujaan roh-roh (animisme) serta benda-benda keramat (dinamisme). Pada abad pertama SM sudah terbentuk permukiman-permukiman serta kerajaan-kerajaan kecil, dan sangat mungkin sudah masuk pengaruh kepercayaan dariIndia akibat hubungan perniagaan.


Howard Hathaway Aiken

AIKEN (1900-1973)

           Howard Hathaway Aiken adalah ahli matematika, warga negagra Amerika Serikat,dan penemu komputer digital. Komputer itu ia beri nama Havard Mark 1. Ia banyak menulis id majalah-majalah ilimah mengenai elektronika, teori skalar, dan pemrosesan data.
 Aiken lahir di Hoboken, New Jersey, Amerika Serikat, pada tanggal 9 Maret 1900 dan meninggal di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat, pada tanggal 14 Maret 1973 pada umur 73 tahun. I apernah kuliah di Universitas Wisconsindan menyelesaikan tingkat doktoralnya di Universitas Harvard pada tahun 1939, kemudian berkerja untuk Angkatan laut Amerika Serikat bagian artileri (pasukan meriam).

Aiken menemukan komputer pada tahun 1944. Ia mulai mengerjakannya bersama 3 orang insinyur lainnya (Durfee, Hamilton, dan Lake) pada tahun 1939. Tinggi komputer itu 2,4 meter; panjangnya 15.5 m; beratnya 35 ton, berisi kabel sepanjang 800 kilometer dan sambungan sebanyak 3.000.000 buah. Perintah dan pertanyaan disampaikan kepada komputer dengan menggunakan pita kertas yang berlubang-lubang. Lubang- lubang itu kode pertanyaan. Kemudian komputer menjawab dengan pita kertas lubang-lubang juga atau langsung dengan kertas yang telah diketik dengan mesin ketik listrik. Tiga tahun kemudian Aiken membuat Mark II (1947) yang lebih sempurna. Ia mendapat penghormatan dari berbagai negara, antara lain Belgia, Belanda, Jerman, dan Prancis